Pengisian Lemak di Bawah Mata Dolly Eye – DOLLY EYES Tingkatkan Pesona Imut dan Manis ala Gadis Korea

Dolly Eye – DOLLY EYES

Pengisian area bawah mata Dolly Eyes atau Love Band merupakan salah satu prosedur bedah estetika di area mata yang saat ini cukup populer. Prosedur ini dapat membuat wajah tampak lebih muda dan menggemaskan. Awalnya, tren ini berasal dari keinginan untuk membuat mata terlihat lebih besar dan bulat, memberikan kesan manis khas artis dan model Korea, yang kemudian menjadi populer juga di Thailand.

Apa itu Dolly Eye

Melakukan Dolly Eye adalah teknik untuk mempercantik tampilan mata agar terlihat lebih bersinar, lembap, segar, dan manis seperti gadis Korea. Saat kita tersenyum, akan tampak lipatan kecil di bawah mata yang disebut Dolly Eyes. Lipatan ini terbentuk dari otot di tepi bawah mata yang muncul secara alami ketika kita tersenyum. Namun, pada beberapa orang, otot bagian ini sangat tipis atau bahkan tidak terlihat jelas. Masalah ini dapat diperbaiki dengan teknik khusus yang dilakukan secara hati-hati oleh dokter spesialis, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, higienis, serta mencegah efek samping, sekaligus menambah rasa percaya diri saat tersenyum.

Melakukan  Dolly Eye, bagian bawah mata akan tampak lebih penuh, membuat mata terlihat lebih besar, bercahaya, dan manis. Ekspresi wajah pun menjadi lebih lembut dan tampak lebih muda. Ini merupakan salah satu layanan bedah estetika mata yang ideal bagi siapa pun yang ingin mempercantik mata agar terlihat imut bergaya Korea.

Pengisian Area Bawah Mata DOLLY EYES

Teknik Pengisian dengan Lemak (Fat Transfer)

Prosedur ini dilakukan dengan cara memindahkan dan menata ulang lemak dari bawah mata, atau menggunakan lemak dari bagian tubuh lain yang melalui proses penyaringan (Fat Transfer) sebelum disuntikkan kembali ke area bawah mata. Hasilnya, wajah akan tampak lebih muda dan lebih manis secara alami.

Lemak yang diambil akan diproses dengan diputar menggunakan alat khusus untuk memisahkan dan menyaring hanya sel lemak murni, sebelum dipersiapkan untuk disuntikkan pada area yang memerlukan pengisian.

Persiapan Sebelum Operasi

  • Informasikan kepada dokter mengenai riwayat penyakit, obat-obatan rutin, riwayat operasi, alergi obat atau makanan (jika memiliki catatan medis dari rumah sakit, sebaiknya dibawa saat konsultasi) atau beri tahu sebelum melakukan reservasi operasi.
  • Pasien yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah, obat yang memengaruhi pembekuan darah, obat pereda nyeri, atau obat penyakit kronis lainnya harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum operasi.
  • Hentikan konsumsi semua jenis vitamin dan suplemen seperti Vitamin E, minyak ikan, ginkgo biloba, biji anggur, ginseng, dan lainnya minimal 1 bulan sebelum operasi.
  • Cuci rambut hingga bersih sebelum hari operasi, jangan memakai riasan wajah atau lensa kontak pada hari operasi. Jika memiliki gangguan penglihatan, gunakan kacamata.
  • Hindari mengenakan perhiasan apa pun pada hari operasi, seperti anting, kalung, cincin, atau tindikan lainnya (jika tidak bisa dilepas, harap beri tahu petugas).
  • Berhenti merokok minimal 4 minggu sebelum dan sesudah operasi, karena zat dalam rokok dapat mengurangi kadar oksigen dalam darah, merusak sel penyembuh luka, dan menghambat aliran darah di area operasi, sehingga luka sulit sembuh dan berisiko infeksi.
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol 1–2 hari sebelum operasi dan setidaknya 1 minggu setelah operasi.
  • Sebelum operasi, bersihkan kuku tangan dan kaki, hindari cat kuku atau kuku palsu.
  • Siapkan kondisi mental dengan baik, jangan terlalu tegang, dan pahami bahwa setelah operasi mungkin akan ada pembengkakan, memar, atau perubahan bentuk wajah yang membutuhkan waktu untuk pulih dan beradaptasi dengan tampilan baru.

Perawatan Setelah Operasi

  • Saat beristirahat, posisikan kepala lebih tinggi dan kompres area kelopak mata dengan dingin untuk membantu mengurangi bengkak.
  • Hindari mencuci wajah selama 3 hari agar luka tidak lembap. Gunakan kain bersih yang dibasahi air hangat untuk membersihkan area sekitar luka, lalu tepuk perlahan hingga kering.
  • Setelah 3–5 hari, lakukan kompres hangat untuk membantu meredakan pembengkakan.
  • Hindari penggunaan kosmetik di sekitar mata yang memerlukan pembersihan dengan cara mengusap.
  • Setelah jahitan dilepas, hindari mengucek atau menggosok area mata terlalu keras agar luka tidak robek.
  • Konsumsilah makanan bergizi agar tubuh cepat pulih.
  • Minum obat dan ikuti petunjuk dokter dengan disiplin.
  • Minum air putih dalam jumlah cukup setiap hari untuk membantu proses pemulihan tubuh.

Similar Posts